Tuesday, 10 July 2012

jangan diketuk hatiku!


jangan diketuk hati seorg muslimah,
dengan kebaikanmu

jangan diketuk hati muslimah itu,
dengan keprihatinanmu

jangan diketuk hati muslimah itu,
dengan indah tutur bicara dan akhlakmu

jangan diketuk hati muslimah itu,
dengan gelak tawamu,
yang membahagiakan hati.




jangan sesekali pernah diketuk hati muslimah itu,
kerna
muslimah itu,
akan mudah tertarik dgn kebaikanmu,
akan mudah tertarik dgn keprihatinanmu,
akan mudah tertarik dgn tutur bicara indahmu,
akan mudah tertarik dgn gelak tawamu yg membahagiakan itu,

jangan diketuk hati muslimah itu,dgn semua ini,
andai muslimah itu,
bukan ibumu,
bukan isterimu,
bukan saudara2 perempuanmu,
bukan nenekmu
bukan mahrammu

kerna,
kau hanya menambah secebis harapan,
di hati mereka yg mudah tersentuh dgn
kebaikanmu,
keprihatinanmu,
keindahan tutur bicaramu,
gelak tawamu yg membahagiakan.


#repost entry ini.Dah delete blog lama.Alhamdulillah dapat jumpa balik entry ini.Hobi yang dah lama,dan hampir padam.Menulis sajak.

Mungkin perlu digilap lagi berkata-kata.Pesan ustaz Muhamad Syaari dalam "Kepimpinan Sultan Muhammad Al-Fateh".Ajar diri dan anak-anak bersastera.Nescaya kau akan dapati,dirimu dan dirinya matang dalam berkata-kata.:)

Friday, 6 July 2012

Umrahku.

Itu cinta ku,
itu tujuanku.
Umrahku.


sampaikan aku kesana,ya Rabb.!


Allah,
sebak dihati mula bersarang,
yang ingin dituju ini,
bukan sebarangan tempat.


Bimbang,khuatir,
Adakah Allah menerimaku utk menjadi tetamuNya tahun ini.?


Khuatir dan risau,
Wang perlu dikumpulkan,
akaun bank semakin mendekati kosong,
Buntu,hilang tujuan.
Entah apa yang boleh ku lakukan,

untuk kumpul duit dalam masa terdekat.


Allah,
Nak sangat.
Nak sangat.


Menangis,terkadang tersedu-sedu,
Mengharap kasih Yang Maha Penyayang.
Mohon ditunjukkan jalan,
mohon dipermudahkan segalanya.


Hati ini terlalu rindu,
terlalu ingin.


Allah..


Labbaikallahumma labbaik,
Labbaikala sharikala kalabbaik,
Innalhamda wanni'mata laka walmulk,
La sharikalak

Hambamu datang menyambut panggilan-Mu,
Ya Allah hamba-Mu datang menyahut panggilan-Mu
Sesungguhnya segala puji-pujian dan nikmat
dan kerajaan adalah kepunyaan-Mu yang tiada sekutu bagi-Mu.



#sebak dan sedih,hanya Allah yang tahu..Terasa diri sangat kerdil,lemah.....Allah,permudahkanku mengumpul duit,ku ingin kesana..TT_TT

Saturday, 30 June 2012

Aku.Hati.Berubah#Part 1

.
.
.
.


Saya suka melihat orang disekeliling saya,memerhatikan gelagat mereka.Pelbagai-bagai.Ada yang menyentuh hati,ada yang melucukan,tak lupa ada yang membangkitkan rasa geram.


Dua gadis berjalan sopan,bergurau senda.Indah  dan damainya melihat gadis itu.Sejuk mata memandang pakaian mereka,akhlak mereka.


Pandangan ditundukkan seketika,melihat diri sendiri.
Yang luar (pakaian) alhamdulillah masih terjaga,tapi bab dalaman(hati dan iman),sad to say,I"M FAIL!


Entahlah,kadang-kadang sedih dengan diri sendiri.
Eh,bukan kadang-kadang,tapi selalu.Kerap kali.
Tiap kali nak berubah,Allah uji sikit,
dah jadi teruk balik.
AllahT_T


Takut,
memang takut,takut hati gelap dengan dosa-dosa,
takut dengan dosa yang dilakukan,"effect" kat generasi nanti.Semua jadi jauh dari Allah.
tapi kadang-kadang,
takut itu tak bagi apa-apa erti.
Agaknya hati ini memang sudah mati kot?
(sedihhh)


#to be continue..tak boleh nak sambung lagi.Sebak dan kecewa dengan diri!





a Bedtime Story(:

There was once a man who was an enemy to Islam. He had three famous questions that no person could answer. No Islamic scholar in Baghdad could answer his three questions…thus he made fun of Islam in public. He constantly ridiculed Islam and the Muslims. One day a small boy, who`s age was 10, came along and heard the man yelling and screaming at Muslims in the street. He was challenging people openly to answer the three questions.The boy stood quietly and watched. He then decided that he would challenge the man. He walked up and told the man, “I will accept your challenge”.
The man laughed at the boy and ridiculed the Muslims even more by saying, “A ten year old boy challenges me. Is this all you people have to offer!”
But the boy patiently reiterated his stance. He would challenge the man, and with Allah`s help and guidance, he would put this to an end. The man finally accepted.
The entire city gathered around a small “hill” where open addresses were usually made. The man climbed to the top, and in a loud voice asked his first question.
“What is your God doing right now?
The small boy thought for a little while and then told the man to climb down the hill and to allow him to go up in order to address the question.
The man says “What? You want me to come down?”
The boy says, “Yes. I need to reply, right?”
The man made his way down and the small boy, age 10, with his little feet made his way up.
This small child`s reply was “Oh Allah Almighty! You be my witness in front of all these people. You have just willed that a Kafir be brought down to a low level, and that a Muslim be brought to a high level!”
The crowd cheered and screamed “Takbir”….”Allah-hu-akbar!!!”
The man was humiliated, but he boldly asked his Second question… “What existed before your God?”
The small child thought and thought.
Then he asked the man to count backwards. “Count from 10 backwards.”
The man counted…”10, 9 ,8 , 7 , 6, 5, 4, 3, 2, 1,0″
The boy asked, “What comes before 0 ?”
The man: “I don`t know…nothing.”
The boy: “Exactly. Nothing was before Allah, for He is eternal.
and absolute.”
The crowd cheered again….”Takbir!”….”Allah-hu-akbar!!!!”
The man, now completely frustrated, asked his final question. “In which direction is your Allah facing?
The boy thought and thought.
He then asked for a candle.
. A candle was brought to him. The blessed child handed it to the man and asked him to light it.
The man did so and remarked, “What is this supposed to prove?”
The young boy asked, “In which direction is light from the candle going?”
The man responded, “It is going in all directions.”
The boy: “You have answered your own question. Allah`s light (noor) goes in all directions. He is everywhere. There is no where that He cannot be found.
“The crowd cheered again….”Takbir!”….”Allah-hu-akbar!!!”
The man was so impressed and so moved by the boy`s knowledge and spirituality
, that he embraced Islam and became a student of the young boy.
So ended the debate.
Who was the young boy?
The young boy was one of our leaders and one of the greatest scholars, Imam Abu Hanîfa (May Allah bless him).

Tuesday, 22 May 2012

Saya dan study.

Esok ada Test QMT and Quiz Crg.
Tapi saya main-main,x study betul-betul pon.


Ntah la,kenapa..
Aishh,teruknya..


Saya sayang Ma dan Abah saya,
saya tak akan hampakan mereka,insyaAllah,


saya sayangkan Islam ini,saya tak akan biarkan Islam dipandang rendah,insyaAllah.


Jom study!